Tuesday, April 1, 2014
My Digestion Issue
"Deposit" di dalam popok bayi memang sangat menarik dan penting untuk dibahas. Soalnya, bunda-bunda newbie (termasuk Bundaku) sering dibikin panik saat tiba-tiba konsistensi, warna, maupun frekuensi pup bayinya berubah!
Tampilan pup bayi dipengaruhi oleh asupan nutrisi dan kesehatan pencernaan bayi. Yang pasti, karakter pup bayi tidak bisa dibandingkan dengan orang dewasa, mengingat asupan nutrisinya pun berbeda. Yuk, ngobrolin seputar pup normal bayi seumuran Arka!
1. Pupi pertama Arka setelah lahir ke dunia disebut dengan mekonium. Mekonium adalah feses yang dikeluarkan Arka selama di dalam rahim Bunda. Mekonium sebenarnya adalah “sampah” metabolisme tubuh yang bersifat steril. Warnanya mirip dengan dark cooking chocolate. Hehe.
2. Waktu Arka berumur 1 hari sampai umur 1 bulan masih sering sekali ee. Dalam sehari bisa 8-10 kali. Nah, warna pupnya semakin hari semakin kekuningan (dari yang awalnya berwarna cokelat kehitaman). Warna pupi normal pada bayi yang minum ASI adalah kuning tua sampai kuning cerah. Kalau kata Eyang, pupi Arka mirip mustard. Baik tampilannya maupun aromanya. Bedanya, ‘tabungan’ Arka ada biji-bijinya dan lebih cair.
3. Saat Arka sudah lewat dari umur 6 minggu, frekuensi pupnya lebih jarang, yaitu 4-5 kali sehari. Tampilan pupinya masih sama, mustard berbiji dengan aroma yang asyem dikit. Kata Bunda, warna kuning pada pupnya Arka timbul dari proses pencernaan lemak yang dibantu oleh cairan empedu. Bila di dalam usus terdapat lemak yang berasal dari makanan, kantong empedu akan memeras cairannya keluar. Cairan empedu ini akan memecah lemak menjadi zat yang dapat diserap usus. Weleh, pas Bunda makan masakan Padang, pasti kantung empedu Arka bekerja lebih keras.. Pfftt..
Nah, kalau pup bayi berwarna putih kelabu, ada kemungkinan kantung empedu mengalami gangguan sehingga tidak bisa mengeluarkan cairan empedu dalam jumlah cukup ATAU ada gangguan pada organ hati. Kalau sudah begini, dedek bayinya harus SEGERA dibawa ke dokter. Jangan ditunda lagi!
Oh, iya. Pas awal-awal dulu, Bundanya Arka sempet panik karena Arka kalo pup pasti berbusa-busa. Dalam pikiran Bunda, pasti banyak gas di pencernaan Arka. Tapi, jangan panik! Selama dedek bayinya ceria-ceria saja dan berat badannya tetap naik, artinya gas tersebut tidak mengganggu pencernaan. Uuffh.. Arka udah ga tahan pengen pupi lagi, niih! Dadah dulu, yaa~
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



No comments:
Post a Comment