Langit biru cerah, pasir sewarna emas, dan belaian lembut angin...
Hmm.. Siapa yang sanggup menahan godaan laut?
Siapa yang mampu menahan godaan untuk sekadar nyemplung di laut dangkal dan bermain air bersama pasangan dan............. si bayi, tentunya!
Well, membawa makhluk yang membutuhkan banyak perhatian dari kita ke tepi laut memang agak tricky. Perlu niat dan persiapan yang cukup, kalau tak ingin liburan berubah menjadi siksaan..
Beberapa waktu yang lalu, pas di saat hujan mulai berkurang, keluarga kecil kami sempat berkunjung ke salah satu pantai di Jakarta.
Posting-an kali ini isinya sekadar sharing pengalaman dan saran tentang apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum berlibur ke pantai untuk pertama kalinya dengan si bayi~

1. The right place
Mommy & daddy tentunya tak ingin pengalaman pertama ke pantai bersama si bayi menjadi rusak karena pergi ke pantai yang salah (banyak 'mobil goyang', misalnya). Berikut ini kriteria pantai yang oke untuk dikunjungi bersama bayi dan atau balita.
a. Bersih dan nyaman (apalagi kalau pasirnya putih, nyaammm~)
b. Dekat dengan tempat makan (yang harganya make sense) dan toilet.
c. Ada life guard dan cocok untuk bermain air. Pantai yang kami kunjungi ini rupanya memang menjadi tempat favorit para ortu yang ingin mengajari balitanya berenang di laut. Senang, deh! Di Jakarta, bisa ke Ancol Beach Mall. IMHO, pantai ini sangat cocok utk baby's first beach trip.
2. The right time
a. Jangan pas musim hujan. Bermain pasir dan berenang di laut memang seru juga dilakukan saat hujan. Kalau mommy & daddy rela untuk merawat bayi demam keesokan harinya sih, gapapa.. Hehe.
b. Berangkat pagi hari lebih disarankan. Cuaca di pagi hari pastinya lebih sejuk dan sinar mentari masih belum terik. Sunburn memang seksi, cuma 'kan kasihan si bayi bisa dehidrasi..
c. Jangan awal bulan, yah.. Pasalnya, pantai cenderung menjadi sangat ramai karena sebagian besar ortu baru gajian.
3. The right outfit
a. Bagi si bayi, kaos yang nyaman dan adem cukup untuk bersantai di tepi pantai. Sebaiknya sih hindari baju yang modelnya ribet. Kalau untuk Arka, saya memilih mengenakan onesie lengan pendek. Alasannya, perut dan udel jadi aman tersembunyi tidak terpapar angin. Hehehe..
b. Celana pendek biasanya menjadi pilihan karena praktis dan memudahkan bayi untuk bergerak.
c. Topi. Benda ini sangat penting dibawa agar si bayi terhindar dari terik matahari. Malangnya, bayi saya tak pernah mau dipakaikan topi.. Hrrr.. Apa boleh buat, untuk mengakalinya, terpaksa deh cari tempat berleha-leha yang teduh.
4. Important things
Jangan lupa memasukkan benda-benda berikut ini ke dalam tas ya, Moms & Dads!
a. Sunscreen untuk ortu dan bayinya
b. Bedak bayi alias baby powder untuk menghilangkan pasir saat sudah selesai bermain.
c. Popok ganti. Memang yang lebih simple sih, bawa popok sekali pakai.. Tapii.. Ada juga ortu yang super niat membawa clodi ganti. Itu baru komitmen, namanya!! Huehehe..
d. Nursery cover atau apron menyusui. Masih jarang memang, pantai yang menyediakan ruang menyusui. Saat Arka minta menyusu, jadilah kami terpaksa ke mobil dulu. Why? Karena dia tipe bayi yang suka menyibakkan apron menyusui... Pfftt..
e. Handuk dan baju ganti untuk ortu dan bayi
f. Stroller atau baby carrier. Lebih asyik kalau membawa stroller yang bertudung demi melindungi kulit bayi dari paparan sinar ultraviolet.
g. Beach mat, lampit, tikar, atau alas duduk yang empuk.

5. Hungry tummy
a. Untuk bayi yang sudah MPASI, disarankan membawa buah biar gampang. IMHO, yang paling praktis adalah pisang. Selain itu, untuk bayi yg masih makan puree, sangat praktis jika memakai pouch feeding yang langsung menyatu dengan sendoknya.
b. Breastfeeding mommy sebaiknya membawa bekal minum air yang banyak. Ups, bawa cemilan sehat satu tas besar ya, Moms!
6. Slowly but sure
Jangan paksa bayi untuk langsung 'nyemplung ke laut. Arka yang baru 3 bulan bisa berjalan langsung miris saat diajak jalan di atas pasir. Mungkin dia berpikir, "Whaatt? Apa ini kasar-kasar di kakiku? Kok tanahnya seperti amblas??"..
Jadi, sebaiknya kita hanya mencontohkan saja. Biarkan mereka yang mengambil keputusan kapan akan mencoba sendiri.
| Yep! Si Babyzilla nangis saat emaknya menjauh. Dia masih belum terbiasa dengan tekstur pasir, sepertinya.. |
7. Beach toys
a. Ini dia! Ortunya Arka memang agak bloon. Kami lupa membawa mainan pantai! Alhasil, Arka 'nunjuk-'nunjuk mainan balita lain. Ihh, kasihan sekali bayi ini!
b. Kalau niat banget bisa bawa baby pool. Next time patut dicoba, nih!
8. Keep the beach clean!
Bawa plastik sampah dan tas khusus baju kotor.
9. Immortalize the moment
KAMERA. Jangan sampai lupa ya, Moms & Dads!


No comments:
Post a Comment